Setiap
manusia yang terlahir di dunia pasti memiliki keunikannya sendiri. Mereka
mempunyai caranya masing-masing dalam menjalani hidup. Bahkan saat dihadapkan
masalah yang sama, setiap orang mempunyai cara yang berbeda untuk menyelesaikannya.
Dan uniknya orang yang kembar sekalipun memiliki cara yang tidak sama dalam
menjalani hidup maupun menyelesaikan masalah. Cara yang berbeda inilah yang
dipengaruhi oleh personality.
Personality seseorang sangat berpengaruh sekali terhadap
tingkah laku, cara berbicara, memberikan sebuah keputusan dan lain-lain. Lalu
makna personality itu sendiri apa ya?
Apa itu personality?
Pada buku yang berjudul General
Psychology karya S. K. Mangal, kata personality berasal dari kata latin “persona”
yang mana nama yang diberikan kepada aktor yang mengenakan topeng dan karakter
yang mereka gambarkan.
Berdasarkan referensi
diatas personality memiliki arti kedok atau topeng, penutup muka yang dipakai
oleh pemain panggung yang bermaksud menggambarkan watak, perilaku ataupun
kepribadian seseorang.
Masih pada buku yang
sama, menurut Eysenck personality adalah lebih atau kurang stabil dan organisasi
abadi dari temperamen karakter seseorang, kecerdasan dan fisik yang menentukan
keunikan penyesuainnya terhadap lingkungan.
Dan menurut Cattel
personality adalah apa yang memungkinkan prediksi tentang apa yang akan dialami
seseorang dalam situasi tertentu.
Kesimpulan
Dari beberapa pendapat
yang sudah disebutkan diatas, personality adalah sesuatu yang unik dan spesifik.
Setiap orang memiliki pola yang unik pada dirinya sendiri. Tida ada satu orangpun
bahkan orang kembar sekalipun berperilaku tidak sama persis dalam menyesuaikan
dirinya pada lingkungan sekitar. Dan penyesuaian ini bisa dipengaruhi oleh faktor
genetic atau bawaan dari lahir dan juga kecerdasan masing-masing individu.
Penjelasan personality
menurut Sigmund Freud akan di bahas pada tulisan selanjutnya….












